:)

:)

Senin, 07 Februari 2011

TUGAS JAWAB SOAL PENGOLAHAN DATA BERKOMPUTER

TUGAS PENGOLAHAN DATA BERKOMPUTER

1. Apa yang saudara ketahui tentang Sistem Informasi Geografis (SIG) ? dan sebutkan definisi SIG menurut beberapa pakar (5 definisi).

Jawab :

Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.

Pengertian SIG menurut beberapa pakar :

a. Menurut Barus dan Wiradisastra(2000) Sistem Informasi Geografi (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi atau dengan kata lain suatu SIG adalah suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja

b. Menurut Anon (2001) Sistem Informasi geografi adalah suatu sistem Informasi yang dapat memadukan antara data grafis (spasial) dengan data teks (atribut) objek yang dihubungkan secara geogrfis di bumi (georeference).

c. Menurut Nurshanti(1995) Sistem Informasi Geografis dibagi menjadi dua kelompok yaitu sistem manual (analog), dan sistem otomatis (yang berbasis digital komputer). Perbedaan yang paling mendasar terletak pada cara pengelolaannya. Sistem Informasi manual biasanya menggabungkan beberapa data seperti peta, lembar transparansi untuk tumpang susun (overlay), foto udara, laporan statistik dan laporan- survey lapangan. Kesemua data tersebut dikompilasi dan dianalisis secara manual dengan alat tanpa komputer. Sedangkan Sistem Informasi Geografis otomatis telah menggunakan komputer sebagai sistem pengolah data melalui proses digitasi. Sumber data digital dapat berupa citra satelit atau foto udara digital serta foto udara yang terdigitasi. Data lain dapat berupa peta dasar terdigitasi

d. Menurut Arronoff (1989) dalam Anon (2003) mendifinisikan SIG sebagai sistem berbasis komputer yang memiliki kemampuan dalam menangani data bereferensi geografi yaitu pemasukan data, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan kembali), memanipulasi dan analisis data, serta keluaran sebagai hasil akhir (output).

e. Menurut Burrough, 1986 mendefinisikan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai sistem berbasis komputer yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan perencanaan. Komponen utama Sistem Informasi Geografis dapat dibagi kedalam 4 komponen utama yaitu: perangkat keras (digitizer, scanner, Central Procesing Unit (CPU), hard-disk, dan lain-lain), perangkat lunak (ArcView, Idrisi, ARC/INFO, ILWIS, MapInfo, dan lain-lain), organisasi (manajemen) dan pemakai (user). Kombinasi yang benar antara keempat komponen utama ini akan menentukan kesuksesan suatu proyek pengembangan Sistem Informasi Geografis.

f. Menurut Indrawati (2002) Aplikasi SIG dapat digunakan untuk berbagai kepentingan selama data yang diolah memiliki refrensi geografi, maksudnya data tersebut terdiri dari fenomena atau objek yang dapat disajikan dalam bentuk fisik serta memiliki lokasi keruangan.

g. Lukman (1993) menyatakan bahwa sistem informasi geografi menyajikan informasi keruangan beserta atributnya yang terdiri dari- beberapa komponen utama yaitu:Masukan data merupakan proses pemasukan data pada komputer dari peta (peta topografi dan peta tematik), data statistik, data hasil analisis penginderaan jauh data hasil pengolahan citra digital penginderaan jauh, dan lain-lain. Data-data spasial dan atribut baik dalam bentuk analog maupun data digital tersebut dikonversikan kedalam format yang diminta oleh perangkat lunak sehingga terbentuk basisdata (database). Menurut Anon (2003) basisdata adalah pengorganisasian data yang tidak berlebihan dalam komputer sehingga dapat dilakukan pengembangan, pembaharuan, pemanggilan, dan dapat digunakan secara bersama oleh pengguna.

h. Menurut Aronaff, 1989.SIG adalah sistem informasi yang didasarkan pada kerja komputer yangmemasukkan,mengelola, memanipulasi dan menganalisa data serta memberi uraian.

i. Menurut Barrough, 1986. SIG merupakan alat yang bermanfaat untuk pengumpulan, penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan dan penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia.

j. Menurut Marble et al, 1983.SIG merupakan sistem penanganan data keruangan.

k. Menurut Berry, 1988. SIG merupakan sistem informasi, referensi internal, serta otomatisasi data keruangan.

l. Menurut Calkin dan Tomlison, 1984. SIG merupakan sistem komputerisasi data yang penting.

m. Menurut Linden, 1987. SIG adalah sistem untuk pengelolaan, penyimpanan, pemrosesan (manipulasi), analisis dan penayangan data secara spasial terkait dengan muka bumi.

n. Menurut Petrus Paryono. SIG adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk menyimpan, manipulasi dan menganalisis informasi geografi.

2. Sebutkan penggunaan SIG pada beberapa kantor instansi? Misal PBB, BPN RI, PLN, dsb.

Jawab :

Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadibencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi. Di beberapa instansi, SIG dapat digunakan sebagai berikut :

1. Kementrian Pertambangan : untuk mengetahui persebaran berbagai sumber daya alam, misalnya minyak bumi, batubara, emas, besi, dan berbagai barang tambang lainnya.

2. Kementrian Kehutanan : untuk mengetahui persebaran kawasan hutan, misalnya kawasan hutan yang masih baik dan hutan rusak, persebaran hutan yang ada di suatu daerah, serta perencanaan hutan di suatu wilayah, dll.

3. BPN RI : untuk mengetahui persebaran penggunaan tanah, kemampuan tanah, penguasaan tanah, menyusun peta-peta tematik pertanahan, dll.

4. PBB : mengetahui persebaran obyek pajak untuk acuan menyusun pajak bumi dan bangunan, dll.

5. Dinas Perhubungan : pendataan dan pengembangan jaringan transportasi, mengetahui jalur-jalur transportasi baik darat, air, maupun udara, dll.

6. Pemerintah Daerah : mengetahui potensi dan persebaran penduduk, mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian, pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan, pendataan kawasan industry, serta untuk penataan ruang kota, dll.

3. Dalam SIG dikenal dengan data atribut. Apa yang anda ketahui tentang data atribut?

Jawab :

Atribut adalah deskripsi data yang dapat berupa kualitatif maupun kuantitatip yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu. Data atribut merupakan data tabel yang berfungsi menjelaskan keberadaan berbagai objek sebagai data spasial.

4. Dalam SIG dikenal dengan data raster dan data vektor. Sebutkan pengertian dari data raster dan data vektor? Sebutkan beberapa contoh dari data raster dan data vektor.

Jawab :

Data raster : data spasial yang menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data dengan menggunakan struktur grid, matriks, atau piksel-piksel. Setiap piksel mempunyai atribut sendiri, termasuk koordinatnya yang unik.

Contoh : foto udara, citra satelit, dll.

Data vector : data spasial dalam format vector yang menampilkan, menempaykan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik (point), garis (line), dan area/luasan (polygon) beserta dengan atributnya. Bentuk representasi- data spasial yang berbasis vector ini menggunakan system koordinat.

Contoh : peta wilayah, peta penggunaan tanah, dll.

5. Sebutkan beberapa perangkat lunak yang outputnya berupa data raster dan data vector.

Jawab :

Data raster : Ermapper, Ilwis, Erdas, dll.

Data vector : Autocad, Arcview, ArcInfo, ArcGis, Smallword, dll.

6. Sebutkan kelebihan dan kekurangan data raster dan data vector.

Kelebihan dan kekurangan data raster dan data vector :

Jenis data

Kekurangan

Kelebihan

Data Raster

· memiliki resolusi spasial yang kurang tinggi

· transformasi koordinat dan proyeksi sulit dilakukan

· kurang bisa dikembangkan menjadi peta-peta tematik

· ruang penyimpanan lebih besar/banyak

· memiliki struktur data yang sederhana

· mudah dimanipulasi dan teknologi yang digunakan lebih murah

· kompatibel dengan citra satelit

· proses memperolehnya lebih mudah (scanning)

Data Vektor

· struktur datanya lebih rumit

· sulit dimanipulasi dan teknologi yang digunakan lebih sulit

· proses pembuatannya lebih sulit dan rumit

· memerlukan tempat penyimpanan yang lebih kecil

· memiliki resolusi spasial yang tinggi

· transformasi koordinat dan proyeksi mudah

· mempunyai atribut yang banyak sehingga bisa diturunkan menjadi beberapa peta tematik

· hubungan teknologi dan network dapat dilakukan dengan mudah.

7. Apa yang saudara ketahui tentang arcview, sebagai perangkat lunak SIG?

Jawab :

Arc view merupakan salah satu perangkat lunak desktrop sistem informasi geografis dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh esri yang mempunyai kemampuan, yaitu:

ü Pertukaran data,membaca dan menulis data dari dan kedalaman format perangkat lunak SIG.

ü Melakukan analisis statistik dan operasi-operasi matematis

ü Menampilkan informasi (basis data) spasial maupun atribut.

ü Melakukan fungsi dasar SIG

ü Menjawab Query spasial maupun atribut membuat peta tematik.

ü Meng-costumize aplikasi dengan menggunakan bahasa script avenue.

ü Melakukan fungsi-fungsi SIG khusus lainnya ( dengan menggunakan- extension yang ditujukan untuk mendukung penggunaan perangkat lunak SIG arc view)..

8. Dalam arcview dikenal sesuatu yang disebut extension. Sebutkan 4 jenis extension dan kegunaannya.

Jawab :

a. Geoprocessing : untuk pemrosesan dan analisis data spasial, yaitu dissolve (penggabungan unit pemetaan berdasarkan kesamaan atribut), merger (penggabungan beberapa data spasial), clip (pemotongan/subset data spasial), intersect (teknik tumpangsusun/overlay data spasial), dan union (teknik tumpangsusun/overlay data spasial).

b. Graticule and measure grid : untuk membuat graticule dan grid pada penyusunan tata letak (layout) peta.

c. JPEG (FFIF) image support: untuk menampilkan image hasil digitasi.

d. Projection Utility : untuk mengubah system proyeksi dan system koordinat data spasial dari dank e suatu proyeksi dan system koordinat tertentu dan menyimpan hasil perubahan dalam suatu file baru.

9. Sebutkan pengertian dari project, view, dan theme?

Jawab :

- Project : suatu unit organisasi tertinggi dalam arcview yang merupakan file kerja yang dapat digunakan menyimpan, mengelompokkan, dan mengorganisasikan semua komponen program : view, theme, table, chart, layout, dan script dalam satu wadah yang utuh.

- View : merupakan representasi grafis informasi spasial dan dapat menampung beberapa “layer” atau “theme” informasi spasial (titik, garis, polygon, dan citra raster) dan mempunyai tugas mengorganisasikan theme.

- Theme : merupakan bangunan dasar dari arcview. Merupakan kumpulan dari beberapa layer arcview yang membentuk suatu “tematik” tertentu. Sumber data yang dapat direpresentasikan sebagai suatu theme adalah shape file, coverage, atau citra raster

10. Apa yang saudara ketahui tentang peta tematik? Sebutkan langkah-langkah kerja pembuatan peta tematik menggunakan arcview yang diakhiri dengan pembuatan layout.

Jawab ;

Peta tematik adalah peta yang menunjukan distribusi ruang dari satu atau lebih karakteristik/data/atribut baik kualitatif dalam unit-unit wilayah atau atau area.

Langkah-langkah kerja pembuatan peta tematik menggunakan arcview yang diakhiri dengan pembuatan layout, yaitu:

ü Siapkan peta yang mempunyai format JPG atau Tiff

ü Digitasi on Screen

· Buka program Arc View dari start menu atau di dekstop yang sudah ada maka di layar akan muncul jendela :

· pilih “as blank project” OK!

· Aktifkan ekstensi ”register and transform tool”, dan “JPEG (JFIF) Image support”melalui :file--->extension, beri tanda “Ö”pada kedua box nama extensi tsb.OK!

· Buat view dengan mengklik icon “new”

· Buka file raster yang akan di digitasi secara on screen yang telah disiapkan/hasil scan yang telah diketahui titik ikatnya. misal dalam bentuk *.jpg (misal Bangun.jpg), dengan cara klik icon pada icon utama, sehingga muncul;

· Setelah file raster terbuka, maka tentukan dulu titik ikat koordinat yang akan diberikan pada file tersebut

· Aktifkan tool untuk memberikan koordinat pada menu view -->register and transform, kemudian akan muncul box seperti dibawah ini :

· Dengan mengklik icon pada maka anda akan menentukan titik koordinat pada file raster yang dimaksud :

· biarkan type tetap pada affine,

· biarkan mode tetap pada pilihan “Fill”

· Terdapat dua mode yaitu Fill, dan Edit. Mode fill digunakan untuk mengisi/menambah titik ikat, sedangkan mode Edit digunakan untuk memperbaiki/edit titik ikat yang sudah ditetapkan.

· Klik kemudian klik pada file raster yang sudah diberi tanda. Isikan titik koordinat yang telah ditetapkan pada kotak “destination” masing-masing untuk koordinat X, dan Y. Setelah minimal 4 titik ikat koordinat telah diisikan maka akan muncul nilai RMS. Pastikan nilai RMS yang dihasilkan kecil!!!, jika masih besar maka dapat tambahkan jumlah titik ikat atau dapat dilakukan dengan mengedit titik koordinat dengan mengganti mode fill ke mode edit.

· untuk mode edit maka dilakukan tiap titik ikat, dengan terlebih dahulu memilih/select salah satu titik ikat yang akan diedit misalnya jika akan edit titik ikat 4 maka titik ikat 4 harus diselect dulu, seperti gambar dibawah ini. Gambar tersebut berarti akan mengedit titik ikat 4 setelah mengubah mode fill ke edit.

· Setelah selesai memasukkan titik ikat maka selanjutnya klik pada “write world file”untuk diproses lebih lanjut oleh komputer. Secara otomatis komputer akan meminta lokasi directori penyimpanan dimana file tersebut diletakkan (samakan letak direktorinya). format penyimpanannya adalah *.jgw (bangun.jgw)OK!!

· Secara otomatis pula komputer akan menghapus file yang telah di buka, kemudian buka lagi file tersebut maka file tersebut sudah mempunyai koordinat yang benar sesuai peta acuan (UTM)

ü Setelah melakukan registrasi peta mulai digitasi peta.

ü Setelah selesai buat layout

ü Lengkapi simbol, skala, judul peta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar